LAN DAN KUKAR TANDATANGANI MoU


Mengawali tahun 2010 ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membuat satu gebrakan besar dalam hal pengembangan sumber daya aparatur daerahnya melalui program pendidikan kedinasan bagi PNS Pemkab Kukar. Hal ini dilakukan dengan harapan akan lebih meningkatkan kinerja serta profesionalisme secara optimal PNS Pemkab Kukar untuk mamfasilitasi penyelenggaraan dan pelayanan publik yang baik dan berkualitas.
Program pendidikan kedinasan ini telah ditandai dengan terlaksananya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengembangan sumber daya manusia aparatur antara Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN) yang diwakili oleh Koordinator Penyelenggara STIA LAN/PKP2A III LAN Dr. Meiliana, SE, MM dengan Pemkab Kukar oleh Penjabat (Pj) Bupati Kutai Kartanegara H Sulaiman Gafur. Turut menyaksikan penandatanganan MoU ini antara lain Plt Ketua DPRD Kukar Salehuddin, jajaran PKP2A III LAN, Kepala Dinas/Instansi Pemkab Kukar lainnya pada hari Rabu tanggal 3 Maret 2010 di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kalimantan Timur.


Penjabat (Pj) Bupati Kutai Kartanegara H Sulaiman Gafur menyambut baik atas terlaksananya MoU tersebut. Menurut Sulaiman Gafur, salah satu upaya yang dapat ditempuh dalam rangka meningkatkan kualitas, kualifikasi serta kompetensi PNS di lingkungan Pemerintah Daerah adalah dengan penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, bimbingan teknis, workshop, seminar, lokakarya atau sejenisnya. Dari upaya-upaya tersebut tentunya diharapkan setelah mengikuti program dan kegiatan diklat akan memberikan pencerahan sekaligus membangkitkan semangat serta motivasi bagi para PNS untuk menyongsong tugas keseharian lebih baik dan lebih bertanggungjawab.

“Saya berharap, kerjasama ini juga dapat dikembangkan dalam bidang serta program yang lebih luas. Semoga dengan disepakatinya kerjasama ini akan memberikan dampak yang sangat konstruktif bagi upaya pengembangan aparatur, terkait profesionalisme dan kinerja PNS yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Sulaiman Gafur, seraya menambahkan bahwa semua pegawai mempunyai ruang untuk meningkatkan SDMnya baik di kecamatan maupun di desa. Koordinator Penyelenggara STIA LAN/PKP2A III LAN Dr. Meiliana, SE, MM mengatakan bahwa kerjasama Lembaga Administrasi Negara dengan Pemkab Kukar tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Kaltim. Kerjasama tersebut dalam bidang pengkajian atau penelitian dan pengembangan diklat, bimtek dan lainnya."Kerjasama dengan Pemkab Kukar ini merupakan yang pertama kali di Kaltim, dan tahun ini kembali dilanjutkan MoU yang sama dalam rangka membangun kerjasama dalam pengembangan SDM aparatur melalui penyelenggaraan pendidikan bagi PNS di Kukar," katanya. Lebih lanjut Beliau menjelaskan bahwa LAN sebagai Lembaga think-thank pemerintah dalam perumusan kebijakan di bidang administrasi negara tidak hanya menyelenggarakan pengkajian dan diklat bagi para aparatur saja. tetapi LAN juga melaksanakan pengembangan dan peningkatan kompetensi SDM Aparatur melalui pendidikan kedinasan bagi aparatur pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah yang dilaksanakan oleh STIA LAN. “Kita memahami masyarakat yang kita layani telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Dan semua ini merupakan tantangan semua level pemerintahan. Oleh karena itu para pemimpin dituntut untuk membuat strategi yang tepat dalam menghadapi tantangan tersebut, salah satunya dengan mempersiapkan SDM aparatur yang berkualitas,” ujarnya.
Peraturan kepegawaian memungkinkan para pegawai yang berniat mengikuti pendidikan untuk memilih dua opsi, yaitu tugas belajar atau ijin belajar. dimana tugas belajar dimungkinkan bagi pegawai yang ingin fokus pada kegiatan pendidikan, sehingga dibebaskan dari tugas rutin di Kantor. Sedangkan ijin belajar dimungkinkan bagi pegawai yang selain mengikuti pendidikan tapi masih terlibat dalam pelaksanaan tugas rutin di Kantor. Semoga dengan kerjasama ini nantinya kualitas SDM aparatur dapat ditingkatkan dengan lebih baik.(Nisa)

BIMTEK ASSESMENT KOMPETENSI PERSONIL POLDA KALTIM

Melanjutkan kegiatan Pembinaan Widyaiswara yang telah terlebih dahulu dilaksanakan di Sekolah Polisi Negara Republik Indonesia pada tahun 2009, tahun ini Bidang Diklat Aparatur PKP2A III LAN kembali ke Balikpapan, tepatnya di Kepolisian Daerah Kalimantan Timur untuk memaparkan materi bagi para Assessor Polda Kaltim mengenai Assessment Kompetensi Personil Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. Assessment ini sendiri adalah suatu metoda pelengkap dari metoda-metoda yang telah ada sebelumnya yang nyata-nyata mampu meningkatkan akurasi dalam penempatan orang yang tepat dalam jabatan yang tepat. Dalam hubungannya dengan career planning, metoda assessment dapat mengidentifikasi calon-calon potensial dan menyiapkan calon-calon tersebut (dengan mengetahui kelemahan-kelemahan yang ada dan tindakan untuk mengatasinya — seperti mengikuti pelatihan, dan lain-lain) untuk menduduki jabatan-jabatan tertentu.

Assessor atau si penilai harus dapat mengikuti dan mengamati seluruh proses dengan seksama untuk mengevaluasi setiap dimensi yang telah ditetapkan dan memberikan nilai dalam bentuk angka yang ditulis dalam formulir yang telah disediakan karena seorang assessor memegang peran yang penting dan dominan dalam proses ini. Oleh karena itu assessor harusnya seorang yang benar-benar terlatih dalam bidangnya, baik dalam bidang pemahaman perilaku manusia maupun pemahaman dalam bidang pekerjaan yang diamati.

SDM Polri saat ini juga sudah menggunakan metoda assesment ini untuk menilai kompetensi pegawai Polri untuk menduduki suatu jabatan tertentu dalam struktur organisasi Polri. Seperti yang sudah diselenggarakan saat ini, untuk dapat menduduki jabatan di organisasi, seseorang anggota Polri selain harus memenuhi syarat formal pendidikan juga harus melalui uji kompetensi (assessment). Melalui uji kompetensi ini akan diketahui apakah seseorang yang akan ditunjuk tersebut telah memenuhi kompetensi yang diperlukan dalam jabatan tersebut. Maka untuk menambah bekal para Assessor, diadakanlah kegiatan ini dengan tujuan untuk dapat memberikan bekal kepada para Assessor untuk dapat menjalankan tugas yang diemban sebaik-baiknya.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Balikpapan pada tanggal 12 April 2010 dengan diikuti oleh 40 orang calon assessor pada Kepolisian Daerah Kalimantan Timur dan dibuka langsung oleh Wakapolda. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga Administrasi Negara Dr. Meiliana, SE., MM yang juga memberikan materi dalam kegiatan ini. Acara kemudian dilanjutkan oleh Kepala Bidang Diklat Aparatur Dr. Andi Taufik, M.Si untuk penyampaian materi. Dalam pemaparannya, dijelaskan mengenai Organizational Performance, Pengelolaan SDM dalam Organisasi, Metode Penilaian Kinerja dan hal-hal lain yang diperlukan dalam pengembangan kompetensi assessor untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebaik-baiknya. Acara yang diselingi dengan tanya jawab dari peserta ini berjalan lancar dan santai namun dengan tidak mengurangi essensi dari diselenggarakannya kegiatan ini sehingga diharapkan apa yang disampaikan dapat benar-benar menjadi masukan baru dan bekal bagi para assessor untuk dapat menjalankan tugas yang diembannya. (Ika)

PEMBENTUKAN PKP2A IV LAN


Oleh : Said Fadhil, S.IP *
Berawal dari penunjukan PKP2A III LAN menjadi salah satu LO (pendamping) tamu VVIP untuk kontingen Aceh (Gubernur, Ketua DPRA dan Ketua KONI) pada acara Pekan Olahraga Nasional (PON) ke – 17 di Kalimantan Timur (6 – 17 Juli 2008). Dimana selama kegiatan tersebut berlangsung, telah terbangun komunikasi dan interaksi yang cukup baik antara Pemerintah Aceh (Gubernur dan Ketua DPRA) dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui Kepala PKP2A III LAN Samarinda (Dr. Meiliana, SE.,MM), baik yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi LAN serta bagaimana perkembangan kondisi pemerintahan di Aceh pasca tsunami dan perdamaian (MoU Helsinky).

Setelah mengenal dengan baik tugas pokok dan fungsi yang dijalankan oleh PKP2A III LAN Samarinda, serta belum adanya perwakilan LAN yang bekedudukan di wilayah Sumatra telah mendorong Gubernur Aceh (Irwandi Yusuf) mencetuskan keinginan untuk membuka kantor PKP2A LAN yang berkedudukan di Aceh untuk wilayah Sumatra. Dimana Gubernur Aceh meminta Kepala PKP2A III LAN Samarinda untuk mengkomunikasikan keinginan baik tersebut kepada Kepala LAN (Soenarno, SH.,MSc). Keinginan Gubernur tersebut juga mendapat dukungan dari beberapa tokoh dan mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh yang juga ikut dalam kontingen PON dari Aceh diantaranya Bapak Thantawi Ishak (Ketua harian KONI Aceh dan mantan Sekda Aceh), T. Pribadi (Mantan Pj. Bupati Aceh Utara), Ir. Usman Budiman (Staf Ahli Gubenur Aceh) dan beberapa tokoh lainnya yang kesemuanya berkomitmen untuk memberikan dukungan apa saja yang dibutuhkan untuk mewujudkan hal tersebut.

Menindaklanjuti hal tersebut Gubenur Aceh secara resmi menyampaikan keinginan tersebut melalui surat Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam No. 061/28378 tertanggal 28 Juli 2008 M (25 Rajab 1429 H) Perihal: Pendirian Kantor LAN di Propinsi Nangggroe Aceh Darussalam. Sebagai tindak lanjut dari surat Gubernur tersebut, Kepala LAN menyambut positif atas niat baik dari Gubernur Aceh tersebut melalui surat No. 772/X/5/9/2008 tanggal 8 Agustus 2008. Dimana keinginan Gubernur Aceh dan pimpinan LAN tersebut juga mendapat dukungan positif dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (Sayed Fuad Zakaria) yang diwujudkan melalui suratnya Nomor 061/4.789 tertanggal 18 September 2008 (18 Ramadhan 1429 H) Hal: Dukungan pendirian kantor LAN di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam.


Menindak lanjuti surat tersebut Kepala LAN menugaskan tim dari LAN pada tanggal 11 September 2008 yang terdiri dari Drs. Sudiman, MPA selaku Sekretaris Utama, Drs. Panani, MA selaku Kepala Biro Umum, Bambang Giyanto, SH.,MPD selaku Kepala Bagian Hukum dan Organisasi, Dr. Meiliana, SE.,MM selaku Kepala PKP2A III LAN dan Said Fadhil, S.IP selaku Staf PKP2A III LAN untuk membicarakan lebih lanjut terhadap rencana pendirian kantor LAN di Aceh dan sekaligus melakukan peninjauan lokasi yang akan dijadikan sebagai kantor sementara.
Sebagai tindak lanjut hasil kunjungan tim dari LAN ke Aceh pada tanggal 11 – 12 September 2008, dan untuk mengikat komitmen dan keinginan baik dari kedua belah pihak Kepala LAN mengusulkan adanya penandatangan Piagam Kerjasama antara Pemerintah Aceh dengan LAN (Surat No. 137/Kep/X/08) tertanggal 15 Oktober 2008 Perihal: Piagam kerja. Keinginan Kepala LAN tersebut disambut baik oleh Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang diwujudkan dengan Surat Nomor 061/40355 tanggal 23 Oktober 2008 (23 Syawal 1429 H) hal Piagam Kerjasama. Terhadap keinginan kedua belah pihak tersebut, selanjutnya dilakukan pembahasan-pembahasan oleh tim dari masing-masing pihak terkait dengan usulan Draft dan jadwal penandatanganan Piagam Kerjasama, yang dilakukan baik di Aceh maupun di Jakarta melalui rapat/pertemuan, komunikasi telepon maupun pertukaran dokumen melalui E-mail. Selanjutnya kedua belah pihak menyepakati draft dan jadwal penandatanganan Piagam Kerjasama yang diwujudkan melalui surat Sekretaris Utama LAN Nomor 1009/IX/3/3/2008 tertanggal 5 Nopember 2008 Perihal Penandatanganan MoU LAN – Propinsi NAD yang kemudian dijawab dengan surat Sekretaris Daerah Pemerintah Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 061/199/2008 tertanggal 19 Nopember 2008 (21 Zulqaidah 1429 H) Hal Penandatanganan MoU LAN – Pemerintah NAD.

Sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat oleh kedua belah pihak, selanjutnya dilakukan penandatanganan Piagam Kerjasama antara LAN dengan Pemerintah NAD Nomor 30/PKS/2008 dan Nomor 1091/XIII/7/4/2008 tertanggal 1 Desember 2008 tentang Pengembangan Kapasitas Sumberdaya Aparatur dan Administrasi Pemerintahan Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang dilakukan di Aula Kantor Gubernur Aceh dan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi gedung yang akan dipergunakan sebagai Kantor sementara Perwakilan LAN di Aceh yaitu Dishub dan Infokom dan Gedung Dinas Perindustrian dan Perkoperasian Pemerintah Aceh dimana waktu itu gedung tersebut masih dipergunakan oleh instansi yang bersangkutan. Dari hasil kunjungan peninjauan rencana lokasi gedung kantor PKP2A tersebut, pihak LAN menyetujui untuk memilih Gedung Dinas Perindustrian dan Koperasi sebagai lokasi kantor PKP2A LAN, melalui surat Sekretaris Utama LAN Nomor 1107/IX/1/7/2008 tertanggal 4 Desember 2008 Perihal Rencana Kantor PKP2A LAN di Banda Aceh.

Sebagai tindak lanjut Piagam Kerjasama antara Pemerintah Aceh dan LAN, LAN secara internal mulai mempersiapkan kelembagaan kantor PKP2A IV LAN (sebelumnya diusulkan berbentuk kantor regional LAN di Aceh). Langkah-langkah persiapan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Kepala LAN kepada Menpan Nomor 07/Kep/1/2009 tertanggal 12 Januari 2009 Perihal usul Perubahan dan Pendirian Kantor Regional LAN di daerah. Sejalan dengan itu, pihak Pemerintah Aceh mengusulkan calon Kepala PKP2A IV LAN kepada Kepala LAN melalui surat Nomor 061/1666 tertanggal 15 Januari 2009 M (15 Muaharam 1430 H) hal usul Kepala PKP2A IV LAN di Aceh.
Menindak lanjuti Surat Kepala LAN kepada Menpan tersebut diatas, selanjutnya pihak Kementerian Negara PAN mengundang rapat untuk melakukan pembahasan kelembagaan kantor regional LAN di daerah dengan instansi terkait pada tanggal 10 Februari 2009 yang kemudian dilanjutkan pada tanggal 23 Februari 2009. Dari hasil pembahasan tersebut, selanjutnya Menpan melalui surat yang ditujukan Kepada LAN Nomor B/2496/M.PAN/7/2009 Pembentukan Kantor PKP2A di Banda Aceh.

Guna mempersiapkan pembentukan Kantor PKP2A di Banda Aceh yang telah disetujui oleh Menpan tersebut, selanjutnya Kepala LAN membentuk Tim Persiapan Pembentukan Kantor PKP2A IV LAN di Banda Aceh melalui Surat Keputusan Kepala LAN Nomor 795/IX/6/8/2009. Selanjutnya masing-masing anggota Tim melakukan persiapan sesuai dengan fungsinya masing-masing, Bagian Hukum dan Organsiasi selanjutnya menyiapkan kelembagaan PKP2A IV LAN, Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan menyiapkan inventarisasi kebutuhan sarana dan prasarana beserta estimasi kebutuhan anggaran, Bagian Kepegawaian menyusun formasi kebutuhan pegawai PKP2A IV LAN di Banda Aceh, Bagian Perencanan mempersiapkan DIPA PKP2A IV LAN di Banda Aceh.


Pada tanggal 18 – 19 Agustus 2009 Tim dari LAN yang terdiri dari Sestama, Kepala Biro POK, Kabag Rumah Tangga dan Perlengkapan serta Kabag Hukum dan Organisasi melakukan kunjungan ke Banda Aceh untuk melakukan rapat koordinasi membahas dukungan awal sarana dan prasarana serta SDM dari Pemerintah Aceh terhadap Kantor PKP2A IV LAN di Banda Aceh. Terkait pengisian personil khususnya untuk mengisi jabatan struktural pada PKP2A IV LAN Aceh, kedua belah pihak membahas komposisi jabatan struktural yang akan diisi oleh pegawai LAN dan Pegawai yang diperbantukan dari Pemerintah Aceh. Sebagai wujud komitmen terhadap dukungan SDM bagi kantor PKP2A IV LAN di Banda Aceh pemerintah Aceh melalui Sekretaris Daerah menyampaikan usulan perbantuan dan penempatan PNS pada PKP2A IV LAN di Banda Aceh melalui surat Nomor 061/58890 tertanggal 25 September 2009 (6 Syawal 1430 H). Sedangkan persiapan SDM yang dilakukan oleh pihak LAN adalah proses Seleksi CPNS bagi Kantor PKP2A IV LAN di Banda Aceh yang dimulai dari pengumuman penerimaan CPNS pada tanggal 6 Oktober 2009 di Koran Lokal Aceh, Website LAN serta papan pengumuman di kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Aceh. Dimana proses seleksi bagi bakal calon CPNS kantor PKP2A IV LAN di Banda Aceh dan bantuan personil pegawai yang dipekerjakan dari Pemerintah Aceh dilakukan bersama oleh pihak LAN dan Pemerintah Aceh sebagaimana telah disepakati dalam rapat koordinasi dengan Sekretaris Daerah Pemerintah Nanggroe Aceh Darusssalam pada tanggal 2 Oktober 2009 di Kantor LAN.

Dalam rapat tanggal 3 Nopember 2009 di Banda Aceh juga membahas tentang persiapan acara pelantikan dan peresmian kantor PKP2A IV LAN di Banda Aceh, dimana direncanakan acara pelantikan pejabat Struktural di lingkungan PKP2A IV LAN akan dilakukan pada tanggal 16 Desember 2009, dan peresmian kantor pada tanggal 17 Desember 2009, namun karena pada waktu yang bersamaan Gubernur Aceh mendampingi Bapak Presiden melakukan kunjungan kerja ke Luar Negeri dan Bapak Kepala LAN dan Menpan menghadiri Rakor Kesra maka kegiatan tersebut mengalami perubahan menjadi, tanggal 11 Januari 2010 dilakukan Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Stuktural dilingkungan PKP2A IV LAN oleh Kepala LAN melalui Keputusan Kepala LAN No. 1185/X/9/6/2009. Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpah adalah: Drs. Dermawan, MM sebagai Kepala (Pegawai Pemerintah Aceh), Drs. Syahrial sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Pegawai LAN), Sait Abdullah, S.Sos., Admin.M.Pol sebagai Kepala Bidang Diklat Aparatur (Pegawai LAN), Ir. Faizal Adriansyah sebagai Kepala Bidang Kajian Aparatur (Pegawai Pemerintah Aceh), Dra. Dian Susianti, M.Si sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian (Pegawai Pemerintah Aceh), Nurhadi, SE.Ak sebagai Kepala Subbagian Keuangan (Pegawai Pemerintah Aceh), Said Fadhil, S.IP sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan (Pegawai LAN).
Pada tanggal 12 Januari 2010 dilaksanakan acara ceramah umum dan diskusi di Aula kantor Gubernur Aceh yang kemudian dirangkai dengan acara penandatanganan prasasti peresmian Kantor PKP2A IV LAN oleh Menpan, Gubernur Aceh dan Kepala LAN dan dilanjutkan dengan acara peresmian pembukaan kantor ditandai dengan pembukaan selubung papan nama kantor (oleh Gubernur) dan peresmian kantor yang ditandai oleh pengguntingan pita (oleh Menpan yang diwakili oleh Sesmenpan) dan disaksikan oleh Mendagri (diwakili oleh Staf Ahli Bidang Otonomi Daerah).

* Kasubbag Renlap di PKP2A IV LAN