Info Diklat

Masih Banyak Pengelola Diklat yang Belum Kompeten



PKP2A III LAN selenggarakan Diklat MOT untuk para Manajer Diklat

Diklat Management of Training (Diklat bagi Pengelola Diklat)yang dibuka pada tanggal 18 Februari 2008 ini berlangsung selama 12 hari hingga tanggal 01 Maret 2008 dan bertempat di kantor PKP2A III LAN Samarinda di Jalan MT. Haryono No. 36, Samarinda, Kalimantan Timur. Kepala PKP2A III LAN Samarinda Dr. Meiliana yang membuka kegiatan Diklat ini mengatakan bahwa tujuan umum diselenggarakannya Diklat bagi Pengelola Diklat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan yang lebih baik dalam mengelola diklat secara lebih professional, Diklat ini juga diharapkan dapat memberi bekal kepada peserta agar memiliki kemampuan dan karakteristik berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang diperlukan sebagai pengelola diklat.
Sebagaimana diketahui bahwa salah satu sarana dalam meningkatkan kualitas SDM Aparatur adalah melalui pendidikan dan pelatihan. Kendati upaya ini masih belum optimal namun demikian berbagai upaya yang dilakukan LAN sebagai Instansi Pembina Diklat dengan membenahi kelembagaan Diklat bersama SDM Pengelolanya terus menerus dilakukan.
Diklat masih dipandang sebagai alat untuk meningkatkan kualitas SDM Aparatur dalam rangka tercapainya dayaguna dan hasil guna pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Oleh karenanya, penyelenggaraan Diklat Aparatur harus benar-benar ditangani secara handal dan profesional. Untuk itu diperlukan SDM pengelola Diklat yang terlatih dan profesional. Mengikuti Diklat MOT menjadi salah satu standar kompetensi bagi para manajer diklat.
Pada kesempatan yang sama Kepala Direktorat Pembinaan Diklat Aparatur Lembaga Administrasi Negara Drs. Nasry Efendy, M.Sc mengemukakan bahwa sesuai dengan kompetensi yang diperlukan bagi pengelola diklat, maka struktur kurikulum diklat bagi pengelola diklat terdiri atas tiga kelompok yaitu: wawasan, kemampuan dan aktualisasi. Struktur wawasan diarahkan pada pemahaman dan kemampuan peserta dalam penyusunan informasi diklat, prinsip-prinsip pembelajaran andragogi, serta hal-hal yang berkenaan dengan kebijakan diklat aparatur. Struktur kemampuan dimaksudkan agar peserta mempunyai pemahaman dan kemampuan mengelola diklat yang meliputi analisis kebutuhan diklat, rancang bangun program diklat, perencanaan kegiatan dan anggaran diklat. Di samping itu diharapkan pula peserta lebih mampu memahami diklat sebagai suatu sistem, mampu melaksanakan pemantauan dan pengendalian, pengelolaan sumber daya diklat serta melakukan jejaring kerja (networking) yang lebih professional. Sedangkan struktur aktualisasi dimaksudkan untuk memberi kemampuan peserta agar selalu mengikuti perkembangan dan inovasi tiada henti sebagai pengelola diklat khususnya dalam membangun komitmen pembelajaran, penyusunan rencana tindak lanjut serta dalam mempersiapkan observasi lapangan bagi peserta diklat.
Peserta yang mengikuti diklat MOT ini berjumlah 21 orang yang merupakan pejabat struktural dan staf potensial yang lingkup tugasnya menangani Pendidikan dan Pelatihan serta Perencanaan dan Pengembangan SDM Aparatur di wilayah Kalimantan. Sedangkan yang menjadi fasilitator dalam kegiatan ini antara lain: Ir. Akhmad Sirodz, MP., Dra. Ernawati Sabran, serta 5 (lima) narasumber terakhir merupakan narasumber dari Jakarta yaitu Ir. Sri Ratna, MM., Drs. Nasry Effendi, M.Sc., MM., Drs.Aminuddin Maliki, M.Ed., Drs. Baseng, M.Ed., dan Dr. P. Marpaung, M.Sc. Dalam pelaksanaan kegiatan Diklat ini, para fasilitator menyampaikan materi melalui ceramah yang dikombinasikan dengan tanya jawab, diskusi dan latihan. Juga melalui pendalaman materi, dimana peserta diberi latihan untuk saling bekerja sama dan berkomunikasi secara aktif dalam berfikir, mengidentifikasi, membahas dan memecahkan masalah yang menjadi topik pembahasan. Walaupun berlangsung cukup lama (± 12 hari), para peserta merasa puas karena selain menyajikan materi, para fasilitator juga menambah semangat para peserta diklat dengan mengadakan games/permainan-permainan yang selain berfungsi untuk menambah pengetahuan peserta juga berfungsi sebagai sarana penyegaran sekaligus untuk meningkatkan keakraban dan menumbuhkan rasa kerja sama di antara para peserta diklat dengan adanya komunikasi yang aktif dan menyenangkan.
Selain ceramah dan pendalaman materi, metode pembelajaran lain yang digunakan oleh fasilitator dalam kegiatan ini yaitu studi banding (observasi lapangan). Dalam pelaksanaan observasi lapangan ini, para peserta diharuskan untuk terjun langsung dan mengamati dari dekat cara kerja atau sistem yang dijalankan di tempat mereka melakukan observasi. Dalam diklat MOT ini, para peserta dibagi dalam 2 kelompok yang terdiri dari 10 orang yang melakukan observasi di PKP2A III LAN Samarinda untuk mengamati bagaimana Sistem Jejaring Kerja dan SIDA serta Rancang Bangun Program, Bahan Diklat dan Manajemen Anggaran Diklat yang dilaksanakan oleh LAN Samarinda. Sedangkan kelompok kedua yang terdiri dari 11 orang lainnya mengamati jalannya Pengelolaan dan Pemberdayaan SDM dan Lembaga Diklat serta Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Diklat di Badan Diklat Provinsi Kalimantan Timur.
Setelah melakukan observasi dan melihat langsung kinerja di instansi pembina diklat, para peserta kembali ke ruang kelas untuk mendiskusikan hasil yang telah mereka peroleh dan menyusunnya dalam bentuk laporan yang kemudian akan dipresentasikan dalam seminar yang diselenggarakan pada hari akhir penyelenggaraan diklat pada tanggal 01 Maret 2008. Dalam seminar ini para peserta memaparkan hasil diskusi mereka yang kemudian akan ditanggapi oleh Drs. Andi Taufik, M.Si. selaku Kepala Bidang Diklat Aparatur LAN Samarinda dan Dr. P. Marpaung, M.Sc. selaku fasilitator pada mata diklat observasi lapangan tersebut.
Setelah presentasi dilakukan oleh seluruh kelompok yang mengikuti diklat ini, acara kemudian dilanjutkan dengan penutupan oleh Kepala Pusat PKP2A III LAN Samarinda Dr. Meiliana, SE, MM, yang didampingi oleh Kabid Diklat Aparatur PKP2A III LAN Samarinda Drs. Andi Taufik, M.Si., dan Widyaiswara Luar Biasa Lembaga Administrasi Negara Dr. P. Marpaung, M.Sc.
Pada acara penutupan ini disampaikan pula kata sambutan dari perwakilan peserta oleh Ir. Asmirilda dari UPTD BPTP Kaltim yang juga terpilih sebagai peserta terfavorit pada diklat MOT. Pada acara penutupan ini, diserahkan pula sertifikat dan kenang-kenangan sebagai bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para peserta yang telah mengikuti Diklat Bagi Pengelola Diklat ini.




Berikut Daftar Nama Peserta MOT dan Instansinya:
No Nama Instansi
1 Drs. Muhammad Sarwani, MM Badan Diklat Banjarmasin
2 Dra. Rohmany, M.Si Badan Diklat Prov. Kaltim
3 Rusdiansyah, SH Badan Diklat/BADL Samarinda
4 Sitti Arifah, S.Sos Badan Diklat/BADL Samarinda
5 Drs. Zulkifli AS Badan Diklat/BADL Samarinda
6 Ir. Aang Djuanda Balai Diklat Kehutanan Samarinda
7 Ir. Ardiansyah Balai Diklat Kehutanan Samarinda
8 Ir. Sarrang Massora Balai Diklat Kehutanan Samarinda
9 Yulius D. DJ, SH., M.Si BKD Kab. Sanggau
10 Hj. Silvia Rahmadina, AP BKD Kota Tarakan
11 Alvi Juni Rahmawati BKKBN
12 Andre Hermawan, ST BLKI Samarinda
13 Eka Widarjanta, Amd BLKI Samarinda
14 Ir. Aminullah Dinas Perindagkop
15 Sadrak Pole, BE., SE Dinas Perindagkop
16 Syahiddin, S.Pd Kantor Bahasa Prov. Kaltim
17 Mispoyo, M.Pd LPMP Kaltim
18 Dra. Pertiwi Tjitrawahjuni, M.Pd LPMP Kaltim
19 Rumbinah, S.Pd LPMP Kaltim
20 Hj. Lasmiati, SE PKP2A III LAN
21 Ir. Asmirilda UPTD BPTP Sempaja

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar