PENGEMBANGAN KOMPETENSI SDM APARATUR MELALUI KARYA TULIS ILMIAH


Liputan dari Lokakarya Penyusunan Modul Diklat Penulisan Karya Tulis Ilmiah
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terus berkembang sesuai dengan kemajuan peradaban manusia. Kitapun menyadari bahwa kemajuan ilmu pengetahuan ini menuntut kita untuk selalu terus belajar agar dapat menggunakannya dengan baik. Dalam perkembangannya Ilmu pengetahuan tidak akan maju tanpa adanya suatu penelitian yang terus-menerus dilakukan.
Lokakarya ini bertujuan untuk mensosialisasikan informasi dan melakukan pelatihan keterampilan yang benar tentang peran dan cara pembuat karya tulis ilmah, juga kegiatan pengembangan profesinya, khususnya bagi tenaga fungsional guru dan peneliti pada satker terkait. Selain itu lokakarya ini bertujuan untuk memfasilitasi peserta agar mereka mempunyai motivasi positif untuk meningkatkan profesionalitasnya. Lokakarya ini juga dimaksudkan untuk mencari titik temu terhadap kesulitan yang dihadapi, serta menggali informasi penting untuk tindak lanjut pengembangan materi modul sehingga menghasilkan modul yang lebih aplikatif.
Dalam kaitannya dengan hal tersebut PKP2A III LAN Samarinda menyelenggarakan Lokakarya Penulisan Modul Diklat Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan di Grand Senyiur Balikpapan, tanggal 4-5 Maret 2009 dengan menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi dalam pembuatan karya tulis ilmiah, yaitu Prof. Dr. Dwi Nugroho, Prof. Dr. Teguh Budiharso, serta Drs. Bambang Utoyo, M.Pd. Narasumber adalah Dosen Universitas Mulawarman, Staf Ahli Gubernur Bidang SDM dan Widyaiswara Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Kaltim.
Dalam pemaparannya, Dwi Nugroho menyampaikan tentang pentingnya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh aparatur pemerintah. Diantaranya dengan karya tulis ilmiah. Karya Ilmiah adalah karya tulis yang memiliki syarat-syarat tertentu yang berada dalam lingkup pengetahuan ilmiah serta pengerjaannya menggunakan metode ilmiah dan tampilannya memenuhi sosok tulisan keilmuan. Pengetahuan yang akan digali dalam karya tulis ini menggunakan metode keilmuan yang menggabungkan cara berpikir deduktif dan induktif.
Sedang Teguh Budiharso lebih menekankan pada sistematika pembuatan karya tulis ilmiah. Mulai dari bagian Pendahuluan yang berisi halaman judul, lembaran persetujuan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar dan lampiran, serta abstrak atau ringkasan. Bagian Isi, yang terdiri dari permasalahan atau pendahuluan, kajian teori atau pembahasan kepustakaan, metodologi dan prosedur pengkajian, hasil-hasil dan diskusi hasil kajian, serta kesimpulan dan saran. Bagian penunjang biasanya terdiri dari sajian daftar pustaka dan laporan yang diperlukan untuk menunjang isi laporan.
Sementara itu Widyaiswara LPMP Bambang Utoyo yang juga anggota Tim Penilai Angka Kredit Umum memaparkan bahwa karya tulis ilmiah merupakan salah satu unsur pengembangan profesi dalam kaitannya dengan kependidikan. Yang mana dalam rangka pengamalan ilmu dan pengetahuan teknologi dan keterampilan untuk peningkatan mutu baik bagi proses belajar dan profesionalisme tenaga kependidikan lainnya maupun dalam rangka menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi negara dan bangsa.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini banyak sekali menghasilkan masukan–masukan yang bermanfaat bagi pengembangan modul yang dibuat. Diantaranya format modul yang dibuat bisa dikategorikan untuk peneliti secara umum, juga untuk fungsional guru, karena memiliki kriteria dan penetapan angka kredit yang berbeda. Para peserta juga mengkritik bab per bab yang telah dibahas dan memberikan sarannya kepada para narasumber.
Acara yang dimoderatori oleh Kabid Diklat Aparatur PKP2A III LAN Samarinda berlangsung sangat atraktif dan dalam suasana yang penuh kekeluargaan, karena selain bertanya tentang inti dari lokakarya tersebut, kebanyakan para peserta juga menumpahkan uneg-uneg mereka kepada narasumber dan PKP2A III LAN Samarinda selaku pembina Diklat Aparatur yang ada di Wilayah Kalimantan.
Yang paling penting dalam kegiatan ini ada proses sharing baik dari kalangan pendidik maupun bagian yang berkecimpung langsung dengan penelitian, bagaimana mereka terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi mereka kepada bangsa dan negara sesuai dengan bidang pekerjaan yang mereka jalani. (Humairah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar